Selayang Pandang

Era globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, dan bila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk mengantisipasinya maka hal tersebut akan menjadi masalah yang sangat serius. Tahun 2015 Negara Kita memasuki Masyarakat  Ekokonomi Asean (MEE) yang sudah lama dicanangkan. Persaingan di bursa tenaga kerja akan semakin meningkat semenjak diberlakukannya pasar bebas Asean pada akhir tahun 2015. Tentunya akan mempengaruhi banyak orang terutama tenaga kerja yang berkecimpung dengan berbagai tuntutan keahlian khusus. Dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab yang besar, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sehingga mampu hidup selaras dalam mengiringi perubahan tersebut. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat dan dirasakan secara instan, sehingga sekolah sebagai ujung tombak dilapangan harus memiliki arah pengembangan jangka panjang dengan tahapan pencapaiannya yang jelas dan tetap mengakomodir tuntutan permasalahan faktual kekinian yang ada di masyarakat.

Pendidikan merupakan Upaya Olah pikir, Olah Rasa, Olah Hati dan Olah Raga yang terintegrasi dalam  suatu proses Kegiatan Belajar Mengajar yang produknya terlihat dalam pola tingkah laku kehidupan sehari hari. Oleh karenanya Upaya tersebut harus terkondisi dengan baik melalui Manajemen Sekolah yang memadai dan upaya Penjaminan Mutu Sekolah. Refleksi dari semua proses yang dilakukan akan tercermin dari produk kelulusan yang berkualitas dan berdaya saing Global serta mampu beradaptasi dengan perkembangan Ilmu pengetahuan, teknologi dan Lingkungan. Tentunya tidak terlepas dari keberadaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang proporsional dan profesional dalam melaksanakan tugas Abdi Negara menggodok input menuju output yang berkualitas.

Seiring dengan perkembangan dunia  pendidikan pada tanggal 30 Desember  2015 Badan Akreditasi Nasional Sekolah dengan Sertifikat Akreditasi Nomor : 560/BAP-SM/XII/Jbi/2015 telah merilis  hasil Akreditasi SMA Negeri 1 Kuala Tungkal Naik dari B ke A dengan Nilai : 86. Implikasinya terlihat jelas dengan memasuki Tahun 2016 SMA Negeri 1 Kuala Tungkal ditetapkan sebagai Satuan Pendidikan Pelaksana Kurikulum 2013 melalui Surat  Keputusan Dirjend. Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 374/KEP/D/KR/2016. Dan SMA Negeri 1 Kuala Tungkal merupakan Induk Klaster untuk Wilayah Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Konsekuensinya SMA Negeri 1 harus dan wajib berbenah.

Dalam Tahun yang sama yaitu Tahun 2016 SMA Negeri 1 Kuala Tungkal juga ditetapkan sebagai SMA RUJUKAN dari Keputusan Dirjend. Pendidkan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 1740.1/D4/KU/2016 untuk Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Artinya SMA Negeri 1 Kuala Tungkal telah mampu memberikan Layanan Pendidikan yang bermutu sesuai dengan Pasal 35 ayat 1 UU RI Nomor : 20 tahun 2003 meliputi ; Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Penilaian,  Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan dan  Standar Pembiayaan.

Melalui Selayang Pandang diharapkan segenap warga Sekolah untuk Mau, Peduli dan Disiplin dalam Mengelola Unit Pendidikan SMA Negeri 1 Kuala Tungkal secara Aktif, Kreatif, Inovatif dan Komunikatif menuju SMA yang Bersih, Sejuk, Rindang dan Indah (Berseri) dalam nuansa kekeluargaan.

Komentar

logo

Web SMANSA

Social Links